QSAn-Nisa (4) 148 ; berbunyi : " ketahuilah Allah tidak mennyukai Ucapan Buruk ( yang diucapkan ) dengan terang , kecuali oleh orang yang dianiaya, Allah Maha Mendengar lagi maha mengetahui ".. A. PEMAHAMAN MENGENAI MASA REMAJA PADA ANAK Masa remaja meruapakan masa dimana seorang individu mengalami peralihan dari satu tahap ketahap berikutnya dan Mengalami perubahan baik emosi, tubuh Kepercayaanadalah kemauan seseorang untuk bertumpu pada orang lain dari orang- 19orang yang lebih dapat ia percaya dari pada yang kurang dipercayai. Menurut Rousseau et al, kepercayaan adalah wilayah psikologis yang juga merupakan sekumpulan keyakinan spesifik terhadap Integritas (kejujuran pihak yang dipercaya), Benevolence Mengalamiemosi negatif sepenuhnya adalah hal yang normal, tetapi jangan sampai kamu mengeluarkan kata-kata yang mempermalukan anak. Jangan sampai karena emosi sesaat, kamu mengorbankan kepercayaan diri anak di masa depan. Sebaliknya, bicaralah dengan anak dengan tetap menghargainya apapun yang terjadi. Jangan berteriak. Pemenuhankebutuhan psikologis merupakan pengalaman yang dialami seseorang selama perjalanan yang buruk pada masa kanak kanak akan menyebabkan individu kurang percaya diri (Drajat, 1995). Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat dua faktor yang mempengaruhi rasa percaya diri pada individu, yaitu faktor internal dan eksternal Ada4 hal yang harus diperhatikan untuk mempraktikkan perkataan benar. 1. Tingkat kejujuran Tingkat kejujuran adalah perkataan seseorang sesuai dengan kebenaran. Jangan pernah melebih-lebihkan atau mengurangi kebenaran yang akan diucapkan. Jika tidak ada kejujuran, seseorang cenderung membengkokkan fakta ke arah yang diinginkannya. 2. Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd. NilaiJawabanSoal/Petunjuk CURIGA Kurang percaya terhadap kejujuran seseorang SKEPTIS Tidak Percaya Kepada Seseorang RAGU Kurang percaya SYAK Kurang percaya sangsi, curiga, tidak yakin, ragu-ragu MINDER Kurang percaya diri RAGU-RAGU Bimbang; kurang percaya; ODE Sajak pujian terhadap seseorang PISTANTROPHOBIA Tidak Percaya Kepada Seseorang FOBIA Tidak Percaya Kepada Seseorang INTEROGASI Pertanyaan, pemeriksaan terhadap seseorang BIMBANG Ragu ragu kurang percaya PERSEKUSI Pemburuan sewenang-wenang terhadap seseorang untuk disakiti SIKAP Reaksi seseorang terhadap stimulus atau obyek MUSIKALITAS Kepekaan, pengetahuan, atau bakat seseorang terhadap musik TUDUH Menunjuk dan mengatakan bahwa seseorang berbuat kurang baik CINTA Emosi kasih sayang yang kuat terhadap seseorang atau sesuatu LANCANG Tidak tahu adat, kurang sopan terhadap orang tua dan sebagainya KASASI Upaya hukum oleh seseorang terhadap putusan pengadilan ke mahkamah agung TERAGAK-AGAK Curiga, kurang percaya, ragu-ragu, sangsi, tersangka, tertahantahan, was-was; ant pasti STEREOTIP Penilaian terhadap seseorang atau golongan berdasarkan prasangka yang subjektif dan tidak tepat MOSI ... tidak percaya pernyataan tidak percaya dari DPR terhadap kebijakan pemerintah SATIRE Gaya bahasa yang dipakai dalam kesusastraan untuk menyatakan sindiran terhadap seseorang AYAL 1 bimbang, gamang, kurang percaya, ragu-ragu, rambang, sangsi, terbata-bata; 2 lamban, lambat, lelet, pelan MENCURIGAI Mensyaki; menyangsikan atau kurang percaya kpd pak satpam ~ orang itu karena gerak-geriknya yang aneh; MENCURIGAKAN 1 menimbulkan curiga syak, kurang percaya gerakgeriknya -; 2 menaruh syak tt sesuatu; curiga tt sesuatu; - Kejujuran merupakan salah satu budi pekerti yang diwajibkan dalam Islam. Kejujuran akan mengantarkan pelakunya pada kebaikan dan kehidupan yang harmonis. Saking pentingnya sikap jujur, Islam menjanjikan surga bagi orang yang selalu jujur dalam perkataan dan tindak-tanduknya. Budi pekerti yang baik, termasuk bersikap jujur adalah salah satu tujuan diturunkannya Islam di muka bumi ini, sebagaimana tergambar dalam sabda Nabi Muhammad SAW "Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak," Baihaqi. Pengertian Jujur dan Dalilnya dalam Islam Jujur adalah suatu sikap untuk menyatakan yang sebenar-benarnya, serta tidak mengucapkan hal-hal yang menyalahi fakta. Makna jujur lebih luas lagi adalah tidak curang, melakukan sesuatu sesuai dengan aturan yang berlaku. Dilansir laman Kemenag, jujur juga bisa didefinisikan sebagai kesesuaian antara niat dengan ucapan dan perbuatan seseorang. Artinya, intensi merupakan komponen utama dari kejujuran. Seorang muslim bisa saja salah menyampaikan kenyataan karena ia kurang paham dengan situasi sebenarnya, namun karena ia berniat tulus dan tidak bermaksud membohongi orang lain, maka sikap itu bisa dikategorikan jujur, meskipun yang ia nyatakan bertentangan dengan fakta. Kewajiban berkata jujur ini tertera dalam sabda Rasulullah SAW "Jaminlah kepadaku enam perkara dari diri kalian, niscaya aku menjamin kepada kalian balasan surga [1] jujurlah ketika berbicara, [2] penuhilan janji, [3] tunaikan jika dipercaya, [4] jagalah kemaluan kalian, [5] tundukkan pandangan kalian, dan [6] tahanlah tangan kalian," Ahmad. Nabi Muhammad SAW menjamin bahwasanya orang yang jujur akan selalu memperoleh kebaikan. Kebaikan paling agung dari kejujuran adalah balasan surga dari Allah SWT, sebagaimana sabdanya “Sesungguhnya jujur itu membawa kebaikan dan kebaikan itu membawa ke surga,” Bukhari. Hikmah selalu bersikap jujur ini tertera dalam Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 2013 yang ditulis oleh Mustahdi dan Sumiyati sebagai berikut. Seorang muslim yang jujur akan meraih kepercayaan dari sekitar, dari orang tua, guru, atasan, rekan kerja, dan sebagainya. Orang yang jujur akan banyak mendapatkan teman, di mana pun dia berada. Terwujudnya ketenteraman dalam kehidupan sehari-hari karena masyarakat saling percaya dan tidak curiga satu sama lain. Baca juga Cara Menerapkan Perilaku Jujur dan Adil di Kehidupan Sehari-Hari Kisah Nabi Syuaib As & Keteladanannya Sikap Jujur dalam Berdagang - Pendidikan Kontributor Abdul HadiPenulis Abdul HadiEditor Yulaika Ramadhani NilaiJawabanSoal/Petunjuk CURIGA Tidak percaya kepada seseorang atau selalu berwaswas RAGU Kurang percaya SKEPTIS Tidak Percaya Kepada Seseorang MINDER Tidak percaya diri SYAK Kurang percaya sangsi, curiga, tidak yakin, ragu-ragu RAGU-RAGU Bimbang; kurang percaya; PISTANTROPHOBIA Tidak Percaya Kepada Seseorang FOBIA Tidak Percaya Kepada Seseorang BIMBANG Ragu ragu kurang percaya TUDUH Menunjuk dan mengatakan bahwa seseorang berbuat kurang baik TERAGAK-AGAK Curiga, kurang percaya, ragu-ragu, sangsi, tersangka, tertahantahan, was-was; ant pasti AYAL 1 bimbang, gamang, kurang percaya, ragu-ragu, rambang, sangsi, terbata-bata; 2 lamban, lambat, lelet, pelan MENCURIGAI Mensyaki; menyangsikan atau kurang percaya kpd pak satpam ~ orang itu karena gerak-geriknya yang aneh; MENCURIGAKAN 1 menimbulkan curiga syak, kurang percaya gerakgeriknya -; 2 menaruh syak tt sesuatu; curiga tt sesuatu; PERFEKSIONIS 1 orang yang menganggap sesuatu kurang baik bila tidak sempurna; 2 orang yang percaya bahwa kesempurnaan moral dapat dicapai kalau dapat hidup tanpa dosa PERSUASI Bujukan halus; ajakan kpd seseorang dengan cara memberikan alasan dan prospek baik yang meyakinkannya mereka percaya dapat meyakinkan lawan bicaranya dengan - saja; imbauan SIL Surat keterangan menyimpan barang di sebuah gudang yang disewakan untuk umum dsb kalau Bapak kurang percaya, inilah - besi beton kami di Gudang IX CEMBURU 1 merasa tidak atau kurang senang melihat orang lain beruntung dsb; iri hati; sirik; 2 kurang percaya; curiga karena iri hati; - buta sangat cemburu; GOSIP Ing 1 obrolan tt orang-orang lain; cerita negatif tt seseorang; pergunjingan ketika suara-suara - mulai reda, datang- lah keluarganya; janganlah percaya kpd semua - yang Anda dengar; MEMBIMBANGKAN 1 menjadikan tidak tetap hati, kurang percaya, ragu-ragu desas-desus itu sangat ~ hatiku; kabarkabar yang~; 2 cemas kpd; khawatir kpd beliau sangat ~ nasib anaknya yang ditahan polisi; ALAMAT ...al seseorang; adaries ia menuliskan - surat ini kurang jelas; 4 ark nama buku dsb; judul; ... LIHAT ...lagatnya, kedatangan mereka mempunyai maksud yang kurang baik; 5 meramalkan seorang ahli nujum atau astrolog dapat ~ nasib seseorang; 6 menengok ora... INTRINSIK ...kat seseorang dsb nilai - mata uang, nilai logam yang terkandung di dalamnya, biasanya kurang dari nilai yang tertera di atasnya; harkat - seseora... SEMPIT 1 kurang dari ukuran luas besar yang diperlukan kalau saja aku agak kurus sedikit, baju ini tentu tidak terasa - lagi; 2 ki picik tt buah pikira... BUAH ... yang manis-manis biasanya mengandung maksud yang kurang baik; - atep buah enau yang sudah dikupas; kolang-kaling; - baju kancing baju; - beraksa a... Kejujuran Adalah Asas Keselamatan Akan seperti apa jadinya masyarakat jika setiap orang bersikap jujur secara sempurna? Pasal-Pasal Kepercayaan ke-13 menyatakan, “Kami percaya bahwa kami harus jujur.” Kitab Mormon memberi tahu kita tentang sekelompok orang yang “dibedakan karena kegiatan mereka terhadap Allah dan juga terhadap manusia, karena mereka sangat jujur dan benar dalam segala hal dan iman mereka teguh kepada Kristus, bahkan sampai akhir” Alma 2727. Karena kejujuran mereka, orang-orang ini diperhatikan oleh sesama mereka dan oleh Allah. Adalah penting untuk belajar apa kejujuran itu, bagaimana kita tergoda untuk menjadi tidak jujur, dan bagaimana kita dapat mengatasi godaan ini. Kejujuran mutlak adalah penting bagi keselamatan kita. Presiden Brigham Young berkata “Jika kita menerima keselamatan menurut syarat yang ditawarkan kepada kita, kita harus jujur dalam setiap pikiran, dalam renungan kita, dalam pertimbangan kita, dalam lingkungan pergaulan kita, dalam urusan kita, dalam pernyataan kita, dan dalam setiap tindakan kehidupan kita” Ajaran-Ajaran Presiden Gereja Brigham Young [1997], 340. Allah jujur dan adil dalam segala hal lihat Alma 720. Kita juga harus jujur dalam segala hal untuk menjadi seperti Dia. Saudara laki-laki Yared bersaksi, “Ya Tuhan, aku tahu bahwa Engkau … adalah Allah kebenaran, dan tidak dapat berdusta” Eter 312. Sebaliknya, iblis adalah pendusta. Bahkan, dia adalah bapa kedustaan lihat 2 Nefi 99. “Mereka yang memilih untuk menipu dan berdusta serta memperdaya dan berbohong menjadi budaknya” Mark E. Petersen, dalam Conference Report, Oktober 1971, 65; atau Ensign, Desember 1971, 73. Orang yang jujur mengasihi kebenaran dan keadilan. Mereka jujur dalam perkataan dan tindakan mereka. Mereka tidak berdusta, mencuri, ataupun menipu. Berdusta Adalah Tidak Jujur Berdusta adalah dengan sengaja menipu orang lain. Bersaksi dusta adalah satu bentuk kedustaan. Tuhan memberikan perintah ini kepada anak-anak Israel “Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu” Keluaran 2016. Yesus juga mengajarkan ini ketika Dia berada di bumi lihat Matius 1918. Ada banyak bentuk kedustaan lainnya. Ketika kita membicarakan ketidakbenaran, kita bersalah atas kedustaan. Kita juga dapat secara sengaja menipu orang lain dengan suatu gerakan atau pandangan, dengan berdiam diri, atau dengan hanya mengatakan sebagian saja dari kebenaran. Kapan pun kita menuntun orang-orang dengan cara apa pun untuk memercayai sesuatu yang tidak benar, kita tidak jujur. Tuhan tidak senang dengan ketidakjujuran semacam itu, dan kita harus bertanggung jawab atas kedustaan kita. Setan akan membuat kita percaya bahwa tidaklah apa-apa untuk berdusta. Dia mengatakan, “Ya, berdustalah sedikit, … tiada salahnya melakukan ini” 2 Nefi 288. Setan mendorong kita untuk membenarkan dusta kita kepada diri kita sendiri. Orang yang jujur akan mengenali godaan Setan dan akan mengatakan kebenaran seutuhnya, bahkan seandainya itu tampak tidak menguntungkan mereka. Mencuri Adalah Tidak Jujur Yesus mengajarkan, “Jangan mencuri” Matius 1918. Mencuri adalah mengambil sesuatu yang bukan milik kita. Ketika kita mengambil apa yang menjadi milik orang lain atau milik toko atau masyarakat tanpa izin, kita mencuri. Mengambil barang dagangan atau persediaan dari majikan adalah mencuri. Menyalin musik, film, gambar, atau teks tertulis tanpa izin dari pemilik hak cipta adalah tidak jujur dan merupakan bentuk pencurian. Menerima lebih banyak uang kembalian atau barang daripada yang seharusnya adalah tidak jujur. Mengambil lebih banyak apa pun daripada bagian kita adalah mencuri. Menipu Adalah Tidak Jujur Kita menipu sewaktu kita memberikan kurang daripada utang kita, atau sewaktu kita menerima sesuatu yang tidak sepatutnya kita peroleh. Sejumlah pegawai menipu majikan mereka dengan bekerja secara tidak penuh waktu; namun mereka menerima gaji penuh. Sejumlah majikan tidak adil kepada pegawainya; mereka membayar mereka kurang dari yang seharusnya mereka peroleh. Setan berkata, “Ambillah kesempatan dari seseorang karena perkataannya, galilah lubang bagi sesamamu” 2 Nefi 288. Mengambil keuntungan yang tidak adil merupakan bentuk ketidakjujuran. Menyediakan jasa atau dagangan yang kurang mutunya adalah menipu. Kita Seharusnya Tidak Berdalih atas Ketidakjujuran Kita Apa yang terjadi terhadap kita secara rohani ketika kita berdalih atas ketidakjujuran kita? Orang menggunakan banyak dalih untuk menjadi tidak jujur. Orang berdusta untuk melindungi diri mereka dan agar orang lain berpikiran baik terhadap mereka. Beberapa orang berdalih terhadap diri mereka untuk mencuri, mengira mereka pantas menerima apa yang mereka ambil, berniat untuk mengembalikannya, atau lebih membutuhkannya daripada si pemilik barang tersebut. Beberapa orang menipu untuk mendapatkan nilai yang lebih baik di sekolah atau karena “setiap orang melakukannya” atau untuk membalas. Dalih-dalih ini dan banyak lagi lainnya dikemukakan sebagai alasan untuk ketidakjujuran. Bagi Tuhan, tidak ada alasan yang dapat diterima. Ketika kita berdalih terhadap diri kita, kita menipu diri sendiri dan Roh Allah berhenti bersama kita. Kita menjadi semakin tidak saleh. Kita Dapat Menjadi Jujur Sepenuhnya Apa artinya menjadi jujur sepenuhnya? Untuk menjadi jujur sepenuhnya, kita harus menelaah kehidupan kita secara cermat. Jika ada cara-cara yang melaluinya kita bahkan sedikit saja menjadi tidak jujur, kita hendaknya segera bertobat darinya. Ketika kita menjadi jujur sepenuhnya, kita tidak dapat menjadi cemar. Kita akan benar dalam setiap kepercayaan, tugas, kesepakatan, atau perjanjian, bahkan jika itu berarti harus kita bayar dengan uang, teman atau kehidupan kita. Dengan begitu kita dapat menghadapi Tuhan, diri sendiri, dan orang lain tanpa rasa malu. Presiden Joseph F. Smith menasihati, “Biarlah kehidupan setiap orang menjadi sedemikian rupa sehingga wataknya akan dapat menanggung pemeriksaan yang paling teliti, dan agar itu boleh dilihat ibarat sebuah kitab yang terbuka, sehingga kita tidak memiliki apa pun yang akan membuat kita ciut hati atau malu” Gospel Doctrine, edisi ke-5 [1939], 252. Dalam cara-cara apa kejujuran atau ketidakjujuran kita memengaruhi bagaimana perasaan kita mengenai diri kita sendiri? Tulisan Suci Tambahan A&P 5017 berbicara hanya dengan roh kebenaran A&P 76103–6 tempat tujuan para pendusta A&P 4227 perintah untuk tidak membicarakan yang buruk tentang sesama Keluaran 2015–16 perintah untuk tidak mencuri dan tidak bersaksi dusta A&P 4220, 84–85; 596 dilarang untuk mencuri A&P 32 Allah jujur A&P 1025–28 Setan menipu

kurang percaya terhadap kejujuran seseorang